Wujudkan Future Life Skills, STEM Prasmul Bekerja Sama dengan Algoritma

0
25

Pernahkah kamu mencari tahu pekerjaan yang sedang hype akhir-akhir ini? Sekian deretan pekerjaan akan muncul, salah satunya data scientist, machine learning expert, aktuaris, atau yang berkaitan dengan big data. Ilmu mengenai data dan pemanfaatannya dalam berbagai sektor semakin meningkat, mereka yang paham meracik data menjadi informasi sangat dicari di era digital saat ini.

Tidak hanya didunia digital dengan produk aplikasi seperti Tokopedia, Shopee, atau platform digital lainnya, berbagai industri lain juga dapat memanfaatkan data-data yang mereka punya untuk mengambil keputusan bisnis. Bahkan perusahaan di bidang energi, pangan, ataupun pertanian juga dapat mengadopsinya.

Namun, bagaimana cara mereka yang sebelumnya melaksanakan proses bisnis secara konvensional beralih untuk memanfaatkan big data? Banyak perusahaan kesulitan untuk mengubah cara kerja perusahaan yang telah tertanam kuat. Kunci utamanya adalah transformasi pada level manajerial.

Manajer juga berperan penting dalam transformasi. Bila hal teknis dapat dengan mudah diadaptasi dengan merekrut ahli di bidang data analis. Namun, kemampuan manajemen sistem yang baru diperlukan juga keterampilan yang mumpuni.

Melihat peluang ini, Algoritma Data Science Academy  dan STEM Prasmul akan bekerja sama memperkenalkan corporate consulting di bidang data science. Algoritma sendiri sudah dikenal sebagai start-up di bidang edukasi data science. Tak heran, selain melaksanakan corporate training yang dapat ditunjukan untuk level executive maupun tim yang berkaitan. Banyak partner yang telah digandeng, baik sebagai klien maupun mitra kurikulum.

STEM Prasmul turut ‘tebar pesona’ melalui kerja sama dengan Algoritma. Selain sebagai institusi pendidikan, Sekolah STEM Prasetiya Mulya juga turut aktif berperan dalam kemajuan industri melalui dosen atau faculty member yang ahli di bidang data science

Baca juga : Mau kerja di Kantor Akuntan Publik Big Four? Yuk Simak Kisah Alicia Juwono berikut ini!

Kesepakatan ini ditandatangani pada senin lalu (4/10), dihadiri berbagai pihak pertemuan itu dipenuhi raut bahagia. Dari pihak Algoritma, acara tersebut dihadiri oleh Nayoko Wicaksono yang merupakan Presiden Direktur Algoritma dan Fei Tony Liu, Ph.D sebagai mentor Algoritma. Di pihak Universitas Prasetiya Mulya, hadir Dr. Ida Juda Widjojo selaku Wakil Rektor Bidang Kerjasama dan IT, Prof. Yudi Samyudia selaku Dekan Sekolah STEM, dan beberapa faculty member yang hadir dan turut bergabung dalam kerja sama ini.

Kerja sama ini merupakan wujud nyata tagline sekolah STEM Prasmul, yakni future life skills. Melalui pelibatan dosen pada ranah industri secara aktif melalui program ini menciptakan proses belajar mengajar mahasiswa menjadi lebih aplikatif. Hal ini dikarenakan dosen terlibat dalam permasalahan yang dihadapi di dunia industri dan bisa menjadikan permasalahan tersebut dalam studi kasus proses pembelajaran di kelas.

Proses belajar mengajar yang kontekstual dengan kebutuhan dunia kerja menciptakan mahasiswa ready talent. Mereka yang siap kerja tanpa perlu kaget menghadapi dunia baru yang saat ini masih menjadi momok. Sudah lumrah diketahui bahwa banyak ketidaksesuaian antara dunia mahasiswa dengan dunia kerja, namun STEM Prasmul berani mendobrak melalui kurikulum masa depan dengan ekosistem belajar yang matang. Penasaran bagaimana program unggul lainnya di STEM Prasmul, kamu bisa baca lebih lanjut disini!