Stephen Hawking dan Komputer Cerdas dalam Hidupnya

0
19

Masih dalam suasana kepergian salah satu fisikawan terbaik dunia yaitu Stephen Hawking, STEM-Z akan membahas mengenai perangkat-perangkat komputer canggih apa saja yang membantu Hawking dalam melakukan aktifitasnya sehari-sehari.

Seperti yang kita tahu jika Hawking menderita penyakit Amyotrophic Lateral Sclerosis (ALS). ALS merupakan penyakit ganggungan saraf yang membuat seseorang kehilangan kemampuan ototnya, sehingga Hawkins kehilangan hampir seluruh kendali neuromuskularnya. Stephen Hawking didiagnosis menderita penyakit ALS sejak tahun 1963, kemudian pada tahun 1985 Ia terkena penyakit pneumonia dan harus dilakukan trakeostomi sehingga tidak dapat berbicara sama sekali.

Walau Hawkins menderita penyakit tersebut, ia terus melakukan penelitian melalui bantuan berbagai peralatan canggih, seperti salah satu perangkat yang membantunya adalah Speech Generating Devices (SGD). SGD merupakan perangkat yang bisa menggantikan ucapan atau tulisan untuk orang yang memiliki masalah dalam berbicara. SGD ini merupakan alat yang dibuat oleh Intel Corporation sejak tahun 1997 seperti yang disebutkan dari halaman ScienceABC.

Setiap dua tahun sekali, sistem komputer yang dia gunakan tersebut akan diganti. kegunannya adalah untuk mengatasi hilangnya kendali atas otot-ototnya yang terjadi setiap waktu.

SwiftKey sebuah perusahaan baru yang dikenal karena aplikasi virtual Keyboard di Andorid ini telah membuat kecerdasan buatan yang hebat dalam pembaruan sistem komunikasi untuk Stephen Hawking. SwiftKey yang merupakan sebuah perpaduan teknologi antara SwiftKey dan Intel ini mampu secara akurat memprediksi kata secara lengkap yang diungkapkan oleh Hawking.

SwiftKey telah mengembangkan teknologinya sejak 2 tahun yang lalu. Hawking yang hanya bisa berkomunikasi dengan menggerakan otot pipinya akan ditangkap oleh sebuah sensor khusus, melalui sensor tersebut akan menerjemahkan gerakan otot pipi Hawking di keyboard virtual SwiftKey.

Pihak SwiftKey mengatakan “Piranti lunak ini belajar dari karya tulis dia (Hawking) untuk memastikan prediksi kata-kata yang dikeluarkan relevan secara kontekstual.”

Selain mengeluarkan kata prediksi, SwiftKey juga membuat koreksi otomatis atas kata-kata yang ditulis Hawking.

Tampilan aplikasi yang digunakan untuk email, skype, dsb.

Untuk mengeluarkan sebuah suara, Hawking menggunakan Speech Synthesizer, alat ini akan mengeluarkan suara yang sebelumnya sudah disetujui oleh Hawking. Speech Syntheszer ini juga terdapat beberapa aksen, yaitu Amerika, Skotlandia, dan Skandinavia. Selain mengeluarkan suara, alat ini juga mampu melakukan tugas lainnya seperti memeriksa surel, menjelajah internet, dan juga membuka Skype untuk mengobrol.

Bagaimana NextGeners, alat-alat canggih tersebut adalah peralatan yang sangat bermanfaat dan sangat membantu bagi mereka yang terkena penyakit Amyotrophic Lateral Sclerosis (ALS). perangkat sistem komputer cerdas tersebut sangat membantu seluruh aktivitas yang dilakukan oleh Stephen Hawking semasa hidupnya. Setelah tahu dan mengenal peralatan cerdas seperti di atas apakah NextGeners juga ingin membuat peralatan komputer yang canggih untuk membantu banyak orang, jika iya  kita tunggu NextGeners untuk berinovasi di bidang Computer Systems Engineering.

Sumber Referensi:

http://health.liputan6.com/read/3372108/canggihnya-komputer-yang-bikin-stephen-hawking-bicara-dan-beraktivitas

https://www.cnnindonesia.com/teknologi/20141203190700-199-15679/kecerdasan-buatan-bantu-stephen-hawking-bicara

https://tekno.tempo.co/read/415543/bagaimana-gelombang-otak-hawking-dikonversi-jadi-ucapan

Sumber Gambar:

https://www.scoopwhoop.com