STEM Prasmul Gelar HackEEng, Bahas Apa?

0
56

Tangerang, Nextgen — Emisi karbon memberikan dampak yang buruk pada kondisi bumi. Hal ini mendorong kita untuk menciptakan segala sesuatu yang tidak hanya berlandaskan faktor ekonomi saja melainkan juga faktor lingkungan agar tetap sustainable.

Transportasi merupakan salah satu sektor penyumbang emisi karbon. International Energy Agency (IEA) pada tahun 2018 mencatat bahwa indonesia menghasilkan 154 juta ton emisi CO2 dari sektor transportasi. Kondisi ini akan bertambah parah jika tidak dilakukan pencegahan yang tepat.

Salah satu upaya mengurangi emisi karbon dari sektor transportasi adalah peralihan dari internal Internal Combustion Engine (ICE) ke Electric Vehicle. Pada tahun 2020, penjualan EV menembus angka 2.3 juta unit di seluruh dunia. Diprediksi, pada tahun 2040, 54% penjualan kendaraan baru akan didominasi oleh EV.

Pertanyaannya, apakah kita hanya akan menjadi penonton atau menjadi bagian dari pengembangan teknologinya dengan mempersiapkan generasi muda kita untuk berfikir tentang EV dan mengasah kemampuannya berinovasi di teknologi EV?

Sekolah STEM (Science, Technology, Engineering and Mathematics) Universitas Prasetiya Mulya akan mengajak siswa-siswa SMA untuk mulai menjadi bagian dalam pengembangan kendaraan listrik dengan menggelar acara HackEEng (Hacking, Energy and Engineering). 

Tema yang diangkat oleh STEM Prasmul adalah “Electric Vehicle Challenge”. “Karena ke depan tren EV ini akan terus naik. Diharapkan kita bisa menjadi bagian dari pengembangan teknologi EV ini. Sehingga sedari dini, anak-anak SMA perlu kita ajak untuk berfikir tentang EV dan berinovasi di bidang EV sesuai kemampuan mereka saat ini”. Ujar Adinda Ihsani Putri selaku penanggung jawab HackEEng.

Webinar HackEEng akan digelar pada sabtu, 14 Agustus 2021. Acara tersebut akan diisi oleh narasumber Fitra Eri (Influencer EV), Kus Adi Nugroho, M.Sc, (peneliti dari EV Renault Perancis) dan Dr. Adinda Ihsani Putri (FM REE STEM Prasmul). 

Webinar ini akan mengulas tantangan apa yang dihadapi konsumen mobil untuk beralih dari konvensional ke  EV, teknologi yang sedang dikembang di industri EV dan kontribusi dari setiap program studi di STEM Prasmul terhadap pengembangan EV.

“Harapannya acara ini dapat membangun awareness, kemampuan berpikir kritis dan kreatifitas anak-anak SMA” kata Adinda Ihsani Putri.

Informasi lebih lanjut seputar HackEEng bisa diakses melalui akun instagram STEM Prasmul di @stemprasetiyamulya.

Reference