Smart Home

1
40

Sudahkah kalian tahu mengenai smart home, rumah pintar atau smart home adalah desain rumah yang memakai teknologi smart system di dalamnya, terutama untuk meminimalisasi penggunaan listrik. Dengan hanya menggunakan gadget, sang pemilik rumah pun dapat mengatur sesuka hati pengelolaan lampu atau mengecek penggunaan listrik dari jauh. Dengan adanya teknologi IoT (Internet of Things) kemampuan smart home semakin meningkat, tapi sebelum adanya kemajuan teknologi yang pesat seperti saat ini, smart home memiliki cerita yang panjang, yang awalnya hanya sebuah konsep namun pada akhirnya smart home menjadi sebuah produk nyata yang sekarang sudah dapat kita nikmati.

Sejarah titik awal dari smart home itu berawal dari penemuan remote control oleh Nicole Tesla pada tahun 1898. Pada rentang tahun 1901 sampai tahun 1920 walau belum ada sebuah piranti cerdas, namun pada sekitaran tahun tersebut tercipta sebuah alat yang dikenal dengan vacuum cleaner yang tepat ditemukan pada tahun 1907. Selama dua dekade tersebut banyak ditemukan peralatan listrik untuk rumah tangga lainnya seperti mesin cuci, setrika, pemanggang roti, dan banyak lainnya.

Pada periode tahun 1966 sampai tahun 1967 telah lahir ECHO IV dan komputer dapur, meskipun produk tersebut tidak pernah dijual secara komersial, ECHO IV merupakan perangkat cerdas pertama, perangkat pintar ini bisa digunakan untuk mengendalikan suhu rumah anda serta menghidupkan dan mematikan peralatan. Setahun kemudian komputer dapur namun produk ini pada akhirnya juga tidak menjual. Setelah penemuan microprocessor pada awal tahun 1970-an, model paling awal dari smart home dikembangkan pada 1975 di Amerika Serikat (AS) dibuat dengan konsep menggunakan gelombang radio untuk menghantarkan data.

Di awal tahun 90an tepatnya di tahun 1991, telah hadir Gerontechnology yang menggabungkan gerontologi dan teknologi dimana membuat kehidupan warga lanjut usia menjadi jauh lebih mudah yang dikembangkan di Belanda, banyak penelitian dan teknologi baru pada bidang tersebut. Sekitar tahun 1998 sampai awal 2000an, pamor dari rumah smart home mulai meningkat, hal ini memicu munculnya teknologi dari smart home yang berbeda mulai bermunculan.

Smart home di zaman sekarang ini lebih banyak mengedepankan tentang keamanan dan kehidupan yang lebih hijau, yang terus berkelanjutan kalau smart home tersebut membantu memastikan bahwa rumah tersebut tidak mengeluarkan energi.

Rumah pintar hari ini lebih banyak tentang keamanan dan kehidupan yang lebih hijau. Rumah cerdas kita berkelanjutan, dan mereka membantu memastikan bahwa rumah kita tidak mengeluarkan energi yang tidak perlu. Mereka juga membantu mengingatkan kita pada penyusup (apakah kita sedang berada di rumah atau tidak).

Kecenderungan saat ini dalam otomasi rumah mencakup remote control, lampu otomatis, penyesuaian termostat otomatis, peralatan penjadwalan, pemberitahuan mobile / email / teks, dan pengawasan video jarak jauh.

Selain mengedepankan rumah cerdas yang ramah lingkungan, konsep yang humanis juga diterapkan pada smart home,  seperti keamanan menggunakan sidik jari, jika sebelumnya produk keamanan pada smart home dapat dikontrol melalui aplikasi ponsel, maka sentuhan melalui biometrik sudah banyak mulai diterapkan. Seperti mengembangkan teknologi touchscreen yang memungkinkan pindai sidik lewat teknologi biometrik. Kemudian bagi tumbuhan disematkan teknologi sensor dekat tanaman, yang dapat memonitor tingkat kelembapan maupun intensitas sinar matahari yang didapat tumbuhan, kemudian meneruskan data tersebut lewat aplikasi di smartphone.

Banyak perusahaan besar di bidang teknologi terus meluncurkan produk-produk untuk smart home nya, seperti Samsung yang memiliki SmartThings, sebuah startup buatan samsung yang memudahkan pengguna untuk mengontrol apapun yang ada di rumah pengguna. Mulai dari kamera cctv, alarm keamanan sampai kemampuan mendeteksi asap. SmartThings yang terhubung dengan smartphone kita akan mengizinkan untuk melihat apa saya yang terjadi di rumah ketika sedang berpergian.

Tahun 2017 lalu menjadi salah satu tahun untuk smart home dengan banyaknya teknologi smart home yang lahir, teknologi pada smart home juga terus akan berkembang pesat dan Zion Market Research memprediksi akan mencapai $ 53,45 miliar pada tahun 2022. Bagaimana dengan kehadiran smart home di tahun 2018 ini ya? Perangkat selain Samsung juga akan terus memberikan terobosannya seperti ada Google Home, Alexa, Amazon Echo dan lainnya. Seperti peningkatan integrasi kontrol suara, integrasi perangkat smart home dll.Smart Technology kini tidak hanya berada dalam lingkup rumah saja, karena teknologi tersebut kini juga diaplikasikan pada jalanan, kendaraan, yang mana sudah dibuat menjadi skala kota yang dikenal juga dengan smart city. Untuk pembahasan mengenai smart city akan STEM-Z bahas di galeri berikutnya.

Sumber Referensi:

http://www.iotevolutionworld.com/m2m/articles/376816-history-smart-homes.htm

http://gaptex.com/apa-itu-smart-home-rumah-pintar/

https://technoliving.com/history-of-inventions-leading-to-smart-home/

https://www.tvti.com/resources/a-brief-history-of-smart-homes/

https://mashable.com/2015/01/08/smart-home-tech-ces/#EeZ5IXqUqkqn

https://www.forbes.com/sites/forbestechcouncil/2018/01/12/14-predictions-for-the-future-of-smart-home-technology/2/#77a842107d5f

Sumber Gambar:

(Featured Image)https://pixabay.com/en/smart-home-home-technology-2769239/