Sihir Project Scribbler, dari Hitam Putih Menjadi Berwarna

0
97

NextGeners pasti tahu dengan salah satu aplikasi pengolah gambar yang paling sering digunakan, yaitu Adobe. Adobe selalu melahirkan produk-produk baru mereka yang lebih mutakhir, ternyata Adobe pun tidak mau tertinggal dengan teknologi Artificial Intelligence yang semakin gencar, akhirnya di tahun ini mereka menciptakan produk baru bernama AI Adobe Sensei.

Produk baru ini dipamerkan dalam konferensi Adobe Max 2017, acara yang belum lama diselenggarakan pada tanggal 16-17 Oktober 2017 di Las Vegas, Amerika Serikat. Prinsip yang dibuat dalam Adobe Sensei yaitu mengubah foto jadul menjadi sebuah  foto yang berwarna maupun mengubah gambar sketsa menjadi gambar yang berwarna. Hal ini disebabkan oleh kemampuan Artificial Intelligence yang ditanamkan dalam aplikasi Adobe Sensei.

Sistem AI yang digunakan adalah Deep Learning yang diberi nama Project Scribber. Sebelumnya STEM-Z ingin memberikan penjelasan dulu mengenai apa itu Deep Learning. Deep Learning atau sering dikenal dengan istilah Pembelajaran Struktural Mendalam (Deep Structured Learning) atau Pembelajaran Hierarki (Hierarchical learning) adalah salah satu cabang dari ilmu pembelajaran Machine Learning  yang terdiri algoritma pemodelan abstraksi tingkat tinggi pada data menggunakan sekumpulan fungsi transformasi non-linear yang ditata berlapis-lapis dan mendalam. Teknik dan algoritma dalam Deep Learning dapat digunakan baik untuk kebutuhan pembelajaran terarah (supervised learning), pembelajaran tak terarah (unsupervised learning) dan semi-terarah (semi-supervised learning) dalam berbagai aplikasi seperti pengenalan citra, pengenalan suara, klasifikasi teks, dan sebagainya.

Lalu bagaimakah cara Project Scribber dalam melakukan pekerjaannya dalam merubah warna? Para peneliti Adobe ‘melatih’ Scribber menggunakan puluhan ribu gambar agar mampu mengenali wajah manusia di foto hitam putih, lalu menerapkan warna yang sesuai dibagian yang benar, mulai dari rambut hingga kulit dan gigi, begitupun juga dengan aneka obyek dalam sketsa.

Dilansir dari halaman tekno.kompas.com selain mampu mewarnai, Scribller juga mampu menggambar tekstur di obyek-obyek dalam sketsa. Pengguna pun bisa memilih di mana hendak menempatkan tekstur yang sesuai. Beraneka ragam jenis tekstur yang bisa dibubuhi ke satu gambar sketsa.

Yang membedakan Deep Learning yang dimiliki Project Scribber dengan Deep Learning yang lainnya adalah Scribber tetap memberikan kendali pada pengguna untuk menentukan seperti apa hasil akhirnya nanti, layaknya fungsi software Adobe sebagai pengolah gambar.

Keren kan kemampuan Deep Learning dari Adobe Sensei ini, tapi sayangnya NextGeners harus bersabar dahulu, karena mereka harus  mengembangkan aplikasi ini terlebih dahulu.

Sambil menanti aplikasi Adobe Sensei Kita tunggu NextGeners untuk berinovasi di bidang  Enterprise Software Engineering.

Sumber Referensi:

http://tekno.kompas.com/read/2017/10/27/09592247/kecerdasan-buatan-adobe-sulap-foto-hitam-putih-jadi-berwarna

https://telset.id/185496/gunakan-ai-adobe-bisa-sulap-foto-jadul-jadi-berwarna/

http://onero.id/insight/detail/apa-yang-baru-dari-adobe

https://id.wikipedia.org/wiki/Pembelajaran_dalam

Sumber Gambar:

(Gambar no.1 dan Feature Image) http://www.adobe.com/

(Gambar no.2) http://youtube.com/