Serba-serbi Penyakit Tidak Menular dari Perspektif Teknologi Pangan

0
51

Penyakit tidak menular (PTM) merupakan masalah kesehatan yang tidak disebabkan oleh virus, bakteri, atau jamur namun disebabkan oleh gaya hidup. PTM sangat erat kaitannya dengan metabolic disorder atau penyakit yang berkaitan dengan metabolisme tubuh. Beberapa jenis penyakit tersebut adalah diabetes, obesitas, kolesterol, dan inflamasi kronis. 

Jangan anggap remeh! Walau tidak seganas virus seperti HIV dan TBC, penyakit ini banyak diidap dan menjadi penyebab kematian yang cukup besar di dunia. Selain disebabkan oleh faktor genetik, penyakit-penyakit ini banyak dipengaruhi oleh pola makan dan gaya hidup.

Pola makan tentu erat kaitannya dengan pangan yang dikonsumsi sehari-hari. Lalu bagaimana sih pandangan anak teknologi pangan pada PTM ini? Pastinya anak teknologi pangan belajar mengenai pengaruh makanan terhadap genetik maupun kesehatan tubuh. Di program studi Food Business Technology (FBT) STEM Prasmul, kamu dapat menggalinya lebih dalam dalam mata kuliah Functional Food dan Nutrigenomics.

Pada mata kuliah Functional Food kamu ditantang untuk menggali sumber pangan yang mengandung komponen bioaktif yang memberikan dampak kesehatan di luar pemenuhan gizi harian. Kamu sudah tau produk lokal yang potensial menjadi functional food? Kalau belum cek disini ya!

Baca juga : 5 Makanan Lokal Ini Potensial Menjadi Pangan Fungsional, Yuk Simak!

Dampak kesehatan ini sangat penting loh, berbagai senyawa seperti antioksidan, antikolesterol, antidiabetes, dan antiinflamasi merupakan senyawa yang dapat membantu menangkal radikal bebas berlebih dalam tubuh dan mencegah proses stress oksidatif yang dapat memicu berbagai penyakit metabolisme.

Pada mata kuliah Nutrigenomic kamu akan belajar mengenai interaksi makanan dengan ekspresi genetik yang berpengaruh pada metabolisme tubuh. Contohnya, jika kamu banyak mengonsumsi gula, maka jalur pencernaan gula dapat terganggu yakni mengalami penghambatan insulin, seperti tubuh ‘ngambek’ untuk mencerna glukosa dalam darah. Hal ini akan membuat kadar gula darahmu tinggi dan berujung pada penyakit diabetes. Tapi buat apa ya belajar ini? Kamu bisa menjadi pengembang pangan nutrasetikal atau pangan fungsional, baik di industri makanan atau membangun bisnismu sendiri.

Bangun bisnis pangan fungsional? Kenapa tidak? Di FBT STEM Prasmul sudah banyak contoh bisnis yang dicetuskan loh. Beberapa contohnya adalah Fula, Fitea, Ramoe, dan Boelir. Fula dan Fitea merupakan produk fermentasi yang mengandung probiotik dan berbagai antioksidan, kalau Fitea merupakan produk kombucha sedangkan Fula merupakan bubble drink berbahan dasar nanas.

Ramoe merupakan modern spice drink atau jamu modern yang dipasarkan dan dikemas dengan nuansa anak muda, sehingga jamu yang terkesan kuno menjadi minuman yang kekinian dan tentunya sehat. Begitu juga dengan Boelir yang mengangkat potensi berbagai biji-bijian di Indonesia yang dipadukan dengan apik dalam minuman yang segar dan tentunya nikmat.

Semuanya menawarkan dampak kesehatan yang baik untuk menjaga imun tubuh loh. Gimana tertarik? Yuk kepoin lebih banyak tentang program studi teknologi pangan, siapa tau kamu jadi pencetus bisnis pangan fungsional yang selanjutnya. Jangan lupa like dan share konten ini di media sosialmu serta jangan sungkan tinggalkan komentarmu ya. (Jus)