Seperti Origami dan Sekuat Superman

0
74

Pada umumnya NextGeners  jika mendengar sosok robot pasti suatu benda yg besar, tinggi, dan memiliki lapisan tubuh yang tebal, namun penggambaran seperti itu sudah tidak menjamin jika robot selalu memiliki bentuk dan tampilan yang sangat kuat dan kokoh. Kecil-kecil cabai rawit, mungkin ini salah satu peribahasa yang sangat cocok dikatakan untuk salah satu inovasi teknologi di bidang robotika, mematahkan gambaran robot yang selalu memiliki tampilan yang kokoh, robot ini sangat berbeda dari robot yang lainnya karena robot ini terinspirasi dari origami.

Origami merupakan salah satu bentuk seni melipat kertas yang berasal dari Jepang, Origami /折り紙, berasal dari kata “ori” yang memiliki arti lipat, dan “kami” yang memiliki arti kertas dalam bahasa Jepang. Jadi NextGeners bisa membayangkan robot yang terinspirasi dari origami ini seperti apa? Baru- baru ini ilmuwan yang berasal dari MIT’s Computer Science and Artificial Intelligence Laboratory (CSAIL) dan Harvard Wyss Institute memperkenalkan sebuah robot yang lembut. Meskipun lembut, robot ini ternyata memiliki kekuatan luar biasa yang dibantu oleh kerangka origami yang kaku. Robot ini mampu mengangkat benda yang beratnya 1000 kali lipat dari berat robot itu sendiri dengan menggunakan udara dan cairan.

Memang belakangan ini dunia robotika sedang membuat lompatan, para ilmuwan berkesperimen dengan material dan desain beragam untuk mesin lentur dan fleksibel yang meniru sistem alami organisme.

Lalu bagaimana robot yang terinspirasi dari origami ini mampu mengakakt beban yang lebih berat dari dirinya sendiri? Setiap otot tiruan terdiri dariberbagai bahan. Udara menciptakan gelombang yang mendorong gerakan tersebut dimana sumber tenaga ditentukan oleh bentuk dan komposisi dan salah satu aspek kunci dari otot-otot ini adalah susunan keseluruhan struktur. Hal ini dapat terealisasi juga berkat penggunaan berbagai logam, seperti kumparan logam atau selembar plastik yang dilipat dengan pola khusus. Kemudian material ini dikelilingi oleh udara atau cairan dan disegel di dalam tas berfungsi sebagai “kulit”. Kemudian vakum diaplikasikan ke bagian dalam untuk memulai gerakan dan menciptakan ketegangan yang dimana dapat mendorong terjadinya gerakan yang diinginkan.

“Saat membuat robot, seseorang harus selalu bertanya, ‘Di mana kecerdasannya dan apakah didalam tubuh atau di otak? Memasukkan kecerdasan ke dalam tubuh memungkinkan potensi penyerderhanaan algoritma untuk mengarahkan robot sesuai tujuan”, ungkap Daniel Rus, Ph.D, salah satu penulis senior dari makalah penelitian tersebut.

Robot ini memiliki banyak potensi, aman, dan juga sangat lembut. Saat ini para ilmuwan sedang mengembangkan lagi penggunaan robot lunak nan lembut ini di berbagai bidang. Tentunya robot ini nantinya dapat digunakan dalam gudang yang membutuhkan alat pengangkat beban atau benda berat dalam waktu yang cepat.

Bagimana NextGeners mengenai artikel mengenai robot yang terisnpirasi dari seni lipat origami dan robot ini begitu inovatif. Tidak salah kan kalo STEM-Z menjulukinya dengan istilah kecil-kecil cabai rawit? Kalau begitu sekarang giliran NextGeners yang sangat suka dengan robotika untuk menciptakan robot yang inovatif, mari tuangkan ide-ide kalian di NextGen dan kita tunggu NextGeners untuk berinovasi di bidang Computer Systems Engineering.

Sumber Referensi:

http://bobo.grid.id/Sains/Iptek/Robot-Lembut-Dan-Kuat-Ini-Terinspirasi-Dari-Origami

https://www.laporanpenelitian.com/2017/11/Robot-Origami.html

https://www.blackxperience.com/blackinnovation/blackbox/robot-origami-ini-punya-kekuatan-super-apa-itu

Sumber foto:

Foto: MIT/Shuguang Li | Foto: MIT/Shuguang Li