Mencari Keputusan dengan AHP

1
119

Pernahkan NextGeners mencari hasil keputusan tetapi bingung mendapatkan hasilnya?Kalau STEM-Z sendiri sering bingung mendapatkan hasil keputusan. Tapi STEM-Z menemukan salah satu metode yang menggunakan model matematis untuk mengambil keputusan, namanya adalah metode AHP (Analytic Hierarchy Process).

Apakah itu AHP ? AHP (Analytic Hierarchy Process) adalah teknik untuk mendukung proses pengambilan keputusan yang bertujuan untuk menentukan pilihan terbaik dari beberapa alternatif yang dapat diambil. Sosok yang mengembangkan dari metode AHP ini adalah Thomas L. Saaty, pria kelahiran tahun 1926 di Irak ini adalah seorang profesor pionir Operation Research dan penyusun textbook pertanyaan dalam Mathematical Methods of Operational Research dan sistem antrian. Thomas merupakan profesor dari Pitsburg University, Amerika Serikat. Thomas L. Saaty merupakan satu dari sedikit pakar dalam metode pengambilan keputusan.

Lahirnya metode ini diawali pada tahun 1960 ketika Thomas L Saaty ditunjuk untuk memimpin “Research Project for Arms Control and Disarmament Agency” di Departemen Pertahanan Amerika mengenai masalah misi-komuinikasi antara ilmuwan dan pengacara dalam mengambil keputusan tentang nilai persenjataan Amerika Serikat dan posisi AS di dunia. Thomas L Saaty merasa ada kebutuhan simple way dalam pembuatan keputusan, maka muncullah metode AHP.

Lalu bagaimana langkah-langkah dalam menggunakan AHP?

  1. Mendefinisikan masalah dan menentukan solusi yang diinginkan.
  2. Membuat struktur hirarki yang diawali dengan tujuan umum, dilanjutkan dengan sub tujuan-tujuan, kriteria dan kemungkinan alternative – alternative  pada tingkatan kriteria yang paling bawah.
  3. Membuat matriks perbandingan berpasangan yang menggambarkan kontribusi  relative atau pengaruh setiap elemen terhadap masing – masing tujuan atau  kriteria yang setingkat diatasnya. Perbandingan dilakukan berdasarkan
    judgement dari pengambilan keputusan dengan menilai tingkat kepentingan suatu elemen dibandingkan elemen lainnya.
  4. melakukan perbandingan berpasangan sehingga diperoleh judgement seluruh sebanyak n x [ (n-1)/2 ] buah, dengan n adalah banyaknya elemen yang dibandingkan.
  5. Menghitung nilai eigen dan menguji konsistensinya, jika tidak konsisten maka pengambilan data diulangi.
  6. Mengulangi langkah 3, 4, dan 5 untuk seluruh tingkat hirarki.
  7. Mengikuti vector eigen disetiap matriks perbandingan berpasangan. Nilai vector eigen merupakan bobot setiap elemen. Langkah ini untuk mensistesis judgement dalam penentuan prioritas elemen – elemen pada tingkat hirarki terendah sampai pencapaian tujuan.
  8. Memeriksa konsistensi hirarki. Jika nilainya lebih dari 10% maka penilaian data judgement harus diperbaiki.

Ketika NextGeners menggunakan metode AHP ini, terdapat banyak keuntungan yang didapat seperti berikut ini:

Kesatuan, AHP memberi satu model tunggal yang mudah dimengerti, luwes untuk aneka ragam persoalan terstruktur.

Kompleksitas, AHP memadukan rancangan berdasarkan sistem dalam memecahkan persoalan kompleks.

Penyusunan hierarki, AHP mencerminkan kecenderungan alami pikiran untuk memilih elemen-elemen suatu sistem dalam tingkat yang berbeda dan mengelompokkan unsur yang serupa dalam setiap tingkat.

Pengukuran, AHP memberi suatu skala untuk mengukur hal-hal wujud suatu metode untuk menetapkan prioritas.

Konsistensi, AHP melacak konsistensi logis dari berbagai pertimbangan yang digunakan dalam menetapkan berbagai prioritas.

Sintesis, yaitu AHP menuntun ke suatu taksiran menyeluruh tentang kebaikan setiap alternatif.

Tawar menawar, AHP mempertimbangkan prioritas-prioritas relatif dari berbagai faktor sistem dan memungkinkan orang memilih alternatif terbaik berdasarkan tujuan-tujuan mereka.

Penilaian dan consensus, AHP tak memaksakan konsensus tetapi mensintesis suatu hasil yang representatif dari berbagai penilaian yang berbeda-beda.

Pengulangan proses, AHP memungkinkan orang memperhalus definisi mereka pada suatu persoalan dan memperbaiki pertimbangan dan pengertian mereka melalui pengulangan.

Metode AHP dapat di implementasikan dalam sistem keputusan untuk seleksi mahasiswa berprestasi, penilaian kinerja perusahaan, memilih suatu produk, dan penerapan bisnis lainnya.

Bagaimana NextGeners? Sekarang kalian jadi kenal dengan metode AHP, menurut kalian sulit atau tidak? Mungkin kalau lihat awal mengenai metode ini sulit, tapi kalau kalian pelajari dengan pelan-pelan pasti sangat mudah untuk dipahami.

Metode AHP merupakan salah satu metode model matematis yang dapat digunakan untuk mengambil keputusan. Apakah NextGeners ingin mempelajari metode AHP ataupun mempelajari metode-motode lainnya ?

Kita tunggu NextGeners untuk berinovasi di bidang Business Mathematics.

Sumber Referensi:

http://www.konsultan-anp.com/2012/05/thomas-l-saaty-pencipta-metode.html

http://datariset.com/artikel/detail/analytical-hierarchy-process

http://informatika.web.id/metode-analytical-hierarchy-process-ahp.htm

http://fairuzelsaid.com/ahp-analytical-hierarchy-process/

Sumber Gambar:

Gambar no.1 (https://en.wikipedia.org/wiki/Analytic_hierarchy_process)

Gambar no.2 (http://metode-ahp.blogspot.co.id/)

Featured Image (https://en.wikipedia.org/wiki/Analytic_hierarchy_process)

1 COMMENT