Memajukan Dunia Peternakan dengan Pemanfaatan Teknologi Digital

0
9

Peternakan merupakan bidang usaha yang sudah ada sejak lama dan cukup banyak dilakukan di Indonesia khususnya di pedesaan sebagai mata pencaharian utama maupun sampingan. Namun dalam perjalanannya, masih sedikit sekali inovasi yang melibatkan peternakan dan bahkan peternakan memiliki image pekerjaan yang kurang menjanjikan. Dapat dilihat dari anak-anak muda Indonesia yang ingin mendapatkan pekerjaan yang bergengsi, sedangkan jika kita lihat ke sektor peternakan, yang terbayangkan adalah kandang yang kotor, ternak yang bau dan kurus, peternaknya juga yang kurang sejahtera. Berangkat dari permasalahan itu, kami berinovasi untuk membuat suatu aplikasi untuk memonitoring dan sebagai market place hewan-hewan ternak.

Modernfarm.id hadir untuk mengatasi masalah-masalah peternakan di Indonesia. Pada pembuatan aplikasi bisnis ini tidak hanya implementasi dari sisi teknologi namun juga dari sisi proses bisnisnya. Kami turun langsung ke lapangan untuk mengetahui keadaan peternakan yang terletak di Serang, Banten. Pada posisi ini kami sangat merasakan begitu sulitnya menjadi seorang peternak. Mulai dari kandangnya yang bau, sulit diaturnya ternak-ternak, dan pencatatan yang masih manual yang membuat harus direkap ulang ke excel. Kami mensosialisasikan aplikasi kami untuk digunakan di peternakan tersebut dan mengajari petugas ternaknya.

Pertama yang kami lakukan untuk mengimplementasi aplikasi bisnis kami yaitu pemasangan QR Code pada ternak. Jadi setiap ternak akan memiliki E-KTP Ternak masing-masing. Pada E-KTP Ternak ini akan tercantum riwayat dari ternaknya mulai dari umur, bobot, dan penyakit jika pernah ada. E-KTP ternak ini di-input oleh petugas ternak dan setiap ternak dicek secara berkala. E-KTP ini merupakan fitur utama aplikasi kami yang berguna untuk investor dan calon pembeli. Para investor yang bekerjasama dengan kami dapat memantau hewan ternaknya tanpa harus pergi ke peternakan. Untuk para calon pembeli dapat mengetahui secara jelas dan pasti bagaimana keadaan sapi yang ingin dibelinya. Ibaratnya para pembeli tidak membeli kucing dalam karung.

Kami Dimas, Aji, dan Stanley, berhasil mendapatkan juara 2 pada kompetisi Codig 2.0 kategori Business Application yang diselenggarakan oleh Universitas Mercu Buana. Teman kami dari Prasmul berhasil meraih juara 1, Juara 3 dari Universitas Budi Luhur, dan finalis lainnya dari Universitas Siliwangi dan Universitas Airlangga. Namun, jika membandingkan kompetisi ini dengan proses perjuangan pembangunan bisnis dan aplikasi Modernfarm.id, tentunya perjuangan di lapangan lebih bernilai dan berharga. Kami mendapatkan pengalaman yang belum pernah kami alami sebelumnya dan kami pun mendapatkan banyak insight yang begitu luar biasa dari para pembimbing kami mulai dari dosen, tokoh masyarakat, dan pebisnis ternak.

“Salam ternak Indonesia”

Artikel ini ditulis oleh Tim Peternak Elang:

 

Dimas Pratama Widyatmojo (Mahasiswa Software Engineering Universitas Prasetiya Mulya 2017)

Fitriaji Taqiy Robbaanii (Mahasiswa Software Engineering Universitas Prasetiya Mulya 2017)

Stanley Wyatt Adema (Mahasiswa Software Engineering Universitas Prasetiya Mulya 2017)