Makanan Sehat dan Bersih: Sudah Pedulikah Anda?

1
40

Pernahkah anda memikirkan makanan yang anda makan selama ini? Apakah anda berpikir kalau makanan yang anda makan sudah merupakan makanan yang sehat? Makanan sehat itu sendiri biasanya didefinisikan sebagai makanan yang bergizi,  memiliki kandungan nutrisi tertentu yang dibutuhkan oleh tubuh, dan tentunya higienis. Untuk memenuhi kebutuhan nutrisi dibutuhkan berbagai variasi makanan dengan kandungan yang berbeda-beda, namun tingkat kebersihan makanan atau higienitas mutlak untuk diperhatikan pada semua jenis makanan maupun minuman. Hal-hal penting untuk diperhatikan antara lain adalah mereka yang berkaitan langsung dalam pembuatan makanan,  supplier bahan baku, dan tentunya konsumen itu sendiri. Namun nyatanya, banyak dari mereka baik pedagang makanan maupun konsumen belum memiliki rasa kepedulian yang besar akan kebersihan makanan ataupun memahami bahaya penyakit yang dibawa oleh produk makanan yang tidak higienis.

Makanan yang tidak higienis adalah makanan yang terkontaminasi oleh bakteri atau mikroba lainnya dan dapat menyebabkan gangguan kesehatan seperti diare, mual/muntah yang biasa terjadi atau penyakit-penyakit lainnya. Penyakit yang disebabkan karena kontaminasi makanan seringkali disebut sebagai food-borne disease atau penyakit bawaan makanan. Hal ini lebih sering ditemui pada produk makanan dan minuman yang disajikan langsung kepada konsumen.

Sumber : Gallery pribadi

Di Indonesia sendiri, dapat dilihat dari banyaknya jajanan pedagang kaki lima yang mendirikan tenda di pinggir jalan tanpa menyadari kebersihan atau bagaimana pengaruhnya terhadap makanan dan minuman yang mereka jual dan terkadang hanya mementingkan harga yang murah demi memperoleh penghasilan lebih. Kebersihan yang sering kali dihiraukan seperti kotornya tangan penjual, adanya lalat, dan wadah yang kotor dapat mengundang mikroba patogen untuk mengkontaminasi makanan. Hal yang paling penting adalah kebersihan air yang digunakan. Banyak konsumen tidak concern terhadap air yang digunakan para pedagang dalam minuman ataupun air yang digunakan untuk membersihkan peralatan makan maupun peralatan masak. Padahal, air sendiri berpotensi menyebabkan penyakit dikarenakan bakteri yang terdapat di air tersebut seperti E.coli dan lainnya walaupun tidak kasat mata.

Kebanyakan masyarakat Indonesia khususnya daerah Jakarta tidak melihat seberapa banyak kontaminasi yang dapat terjadi pada makanan; asalkan makanan tersebut enak dan sesuai di lidah konsumen, tidak menjadi masalah besar. Kontaminasi yang paling sering terjadi di makanan adalah kontaminasi E. Coli. E. Coli menjadi parameter kontaminasi makanan sebagai indikator adanya bakteri patogen (bakteri yang menyebabkan penyakit) dalam makanan. Kontaminasi E. Coli menurut jenis Tempat Pengelolaan Makanan (TPM), pedagang kaki lima memiliki persentase yang lebih tinggi sebesar 40,7%. Sedangkan kontaminasi E. Coli makanan pada Jasaboga 38,2%, Restoran di hotel 33,3%, Warung 32,9%, Restoran di luar hotel 31,3%, dan Industri makanan 21,3%.

Masyarakat Indonesia perlu meningkatkan kepedulian dan banyak cara yang dapat dilakukan, baik dari iklan layanan masyarakat, media sosial, pemberian ilmu di sekolah dan lain-lain. Namun, hal paling penting tentunya ada pada kita sendiri sebagai konsumen yang mampu menjadikan diri sendiri sebagai smart buyer yang harus mampu memilih makanan yang aman untuk dikonsumsi dan baik untuk kesehatan. Beberapa cara seperti membersihkan alat makan (sendok dan garpu) dengan tissue sebelum digunakan, mencuci tangan sebelum dan sesudah makan menggunakan sabun dapat mengurangi resiko penyakit akibat makanan yang kita makan, tapi tentu tidak lupa adalah kebersihan dari tempat makan tersebut. Sebagai tambahan, ada baiknya juga mengkonsumsi suplemen atau vitamin untuk membantu menjaga kesehatan tubuh. Tidak lupa juga untuk mengatur pola makan yang baik dan paling penting untuk mengkonsumsi makanan yang sehat sebagai salah satu kunci hidup yang sehat.

 

Dibuat oleh :

Ferdinand Kenji / 02320171020

Monica Febriana / 02320171002

Regina Leticia / 02320171009

S1 Food Business Technology Prasetiya Mulya

 

Referensi :

I Made Djaja. 2008. Kontaminasi E. Coli pada Makanan dari Tiga Jenis Tempat Pengelolaan Makanan (TPM) di Jakarta Selatan 2003. Makara, Kesehatan, Vol. 12, No. 1, Juni 2008: 36-41.

 

 

1 COMMENT

  1. Terima kasih banyak atas artikel inovatif nya Kenji, Monica dan Regina.Dengan adanya
    artikel ini, STEM-Z harap Nextgeners akan lebih mementingkan kebersihan dalam
    proses pembuatan makanan sampai penyajiannya, sehinggaa terhindar dari penyakit yang tidak
    di inginkan.
    kalau begitu ditunggu untuk artikel-artikel kalian lainnya ya 🙂