Ma’dokko dan Mata : Inovasi Besutan Mahasiswa Desain Produk STEM Prasetiya Mulya

0
23

Tangerang, Nextgen — Mahasiswa STEM Prasmul kembali mengukir prestasi di tingkat nasional usai mengikuti  Indonesia Industrial Design Student (IIDS) Award 2021. Prestasi kali datang dari mahasiswa jurusan desain produk STEM Prasmul Angle dan Riko. Pada perhelatan tersebut Angle dan Riko mengikutsertakan karya mereka yang bernama Ma’dokko dan Mata.

Perhelatan IIDS diikuti oleh 21 Perguruan Tinggi Forum Program Studi Desain Produk Indonesia. Dari puluhan desain produk yang dipamerkan, Ma’dokko dan Mata berhasil membawa pulang penghargaan dengan nominasi best design. Yuk simak lebih lanjut!

Ma’dokko :  Kursi lantai yang terinspirasi dari tradisi Tongkonan, Tana Toraja

Ma’dokko merupakan kursi lantai bergaya tradisional kontemporer. Desain kurisi ini terinspirasi dari tradisi Tongkonan yang mengandung nilai kekeluargaan, kebersamaan, dan kekerabatan. Tongkonan berasal dari kata Tongkon, yang artinya duduk. Masyarakat Toraja duduk di lantai rumah adat Tongkonan untuk bercengkrama, berdiskusi dan mengadakan upacara adat. Meskipun duduk di lantai merupakan tradisi turun temurun di Indonesia, masih sedikit kursi yang mengakomodasi fungsi tersebut.

Bentuk Ma’dokko terinspirasi langsung dari bentuk Tongkonan. Atap Tongkonan melengkung dan tajam seperti tanduk kerbau. Bentuk ini diaplikasikan menjadi bagian sandaran ciri khas Ma’dokko sebagai simbol kekuatan dan kesejahteraan. Kursi ini ini dapat dilipat sehingga menghemat ruang penyimpanan yang juga terinspirasi dari Tongkonan.

Dudukan Ma’dokko berukuran 50 sentimeter persegi dengan tebal 12 sentimeter. Dengan ketebalan tersebut kursi ini akan memberikan sensai nyaman bagi penggunanya. Tinggi sandaran kursi ini berukuran 60 sentimeter. Tinggi tersebut telah dikalkulasi sesuai ukuran punggung orang dewasa pada umumnya. Berat kursi ini sekitar 4,8 kilogram dan mampu menahan beban hingga 100 kilogram.

Ma’dokko terbuat dari rotan. Rotan dipilih karena ringan, durable dan ramah lingkungan. Satu bagian dengan bagian yang lain disambung menggunakan tali rotan. Ikatan tali rotan ini menyimbolkan nilai kekerabatan. Bagian dudukan kursi ini dilapisi dengan tenun khas toraja. Selain untuk menambah estetika, tenun ini juga mengandung arti doa agar masyarakat hidup rukun, berbahagia dan menjadi rumpun keluarga besar yang bersatu.

“Secara keseluruhan, Ma’dokko bertujuan untuk menjadi kursi lantai yang nyaman, dimana bila seseorang duduk di atasnya, akan menghadirkan sensasi berada di Tongkonan. Sensasi tentang kehangatan, kebersamaan dan kekeluargaan. Ma’dokko adalah apresiasi terhadap warisan Tana Toraja karena keunikan dan keindahan budayanya” Ujar Angle.

Menarik banget kan? Eits, kita masih punya satu desain produk lagi yang gak kalah menarik loh. Ya, selanjutnya kita akan bahas ‘Mata’.

Mata : Tas belanja pembantu penyandang tunanetra

Mata adalah tas belanja yang dilengkapi dengan kamera untuk membantu penderita tunanetra dalam mengenali barang atau benda yang akan dibeli. Selain mengetahui benda, alat ini juga dapat mengetahui estimasi harga dari benda tersebut, sehingga dapat diperhitungkan pula oleh pengguna. Mekanisme switch on dan off dilakukan dengan menyentuh tombol switch yang didesain dengan bentuk timbul yang memudahkan seorang tunanetra. 

Cara kerjanya yaitu dengan mendekatkan barang ke bagian alat yang terdapat kamera, maka dengan teknologi image processing, program akan mendeteksi benda apa yang ditangkap kamera Mata, termasuk warnanya, lalu mengirimkan informasi berupa suara melalui bluetooth ke headset yang digunakan oleh penggunanya. 

Selain itu, dengan mendekatkan barcode yang terdapat dalam kemasan produk ke arah scanner, maka Mata juga dapat mendeteksi harga dari produk tersebut sehingga pengguna tidak perlu khawatir lagi terhadap adanya kesalahan pembelian barang. Apabila barang sudah sesuai, maka bisa langsung diletakkan ke dalam tas belanja.

Wah, fantastis kan? Kalau tadi  Ma’dokko desain produk hasil apresiasi kearifan lokal, Mata adalah desain produk yang sangat helpfull bagi saudara-saudara kita penyandang tunanetra. Nah, bagi kamu yang punya ketertarikan di bidang desain produk bisa bange kepoin jurusan desain produk STEM Prasmul disini ya.

Oh iya, jangan lupa share artikel ini ke orang-orang terdekatmu ya, supaya mereka ga ketinggalan info menarik ini. See ya!