Laboratorium AI milik Grab dan NUS

0
19

Apakah NextGeners sudah tahu mengenai kabar kerjasama antara Grab dengan National University of Singapore (NUS) dalam mendirikan sebuah laboratorium Artificial Intelligence (AI)? Kabar kerjasama itu memang sudah diumumkan pada tanggal 20 Juli 2018 lalu di Singapura. Dalam pengembangannya tersebut, perusahaan yang bergerak di bidang transportasi online ini memberikan investasi awalnya sejumlah SG$6 juta (sekitar Rp63 miliar).

Laboratorium yang berlokasi di NUS Institue of Data Science di Kent Ridge ini memiliki nama Grab-NUS AI Lab. Di dalam laboratorium tersebut akan dikelola oleh 28 orang peneliti yang berasal dari Grab dan NUS. Dalam penelitiannya, Grab akan memanfaatkan data sebanyak lebih dari 2 jutra mitra pengemudi yang diperoleh dari kawasan Asia Tenggara. CEO dan Co-founder Grab yaitu Anthony Tan yang dikutip dari nus.edu.sg berkata “Kami memiliki misi mengatasi tantangan kompleks di Asia Tenggara, seperti kemacetan”.

President of NUS Tan Eng Chye mengapresiasi kerja sama ini, karena memberi kesempatan bagi peneliti dan siswanya untuk berkontribusi dalam mengatasi persoalan transportasi. “Kami bekerja sama membuat inovasi AI yang unik berdasarkan wawasan yang relevan di Asia dan dunia,” ujar dia.

Penelitian AI yang dibuat oleh Grab dan NUS ini memiliki tiga tujuan utama, yaitu:

  1. Meningkatkan efisiensi dan kehandalan transportasi platform Grab.
  2. Memecahkan tantangan yang dihadapi kota-kota Asia Tenggara, seperti kemacatan atau kenyamanan hidup.
  3. Menunjang penelitian AI serta mengembangkan sumber daya manusia di Singapura sehingga berdampak positif tehadap wilayah sekitarnya.

Untuk mencapai tiga tujuan utama tersebut, terdapat lima kategori proyek AI yang mereka kembangkan, yaitu: penumpang, pengemudi, lokasi, lalu lintas, dan manajemen big data.

Hasil dari penelitiannya akan dimanfaatkan untuk menentukan layanan transportasi yang cocok di masing-masing negara di Asia Tenggara, Anthony berharap kemacetan dan tantangan lainnya dapat diatasi melalui layanan Grab.

Apakah setelah membaca informasi ini NextGeners jadi tertarik dengan dunia digital, software, dan lainnya? Pasti tertarik kan, karena ilmu ini memang menjadi ilmu yang akan terus berkembang ke depannya. Kalau begitu STEM-Z akan menunggu inovasi karya kalian di bidang   Software Engineering.

Sumber Referensi:

https://id.techinasia.com/laboratorium-ai-grab-nus

https://katadata.co.id/berita/2018/07/19/grab-bangun-laboratorium-kecerdasan-buatan-senilai-rp-63-miliar

https://www.straitstimes.com/business/companies-markets/grab-and-nus-launch-first-of-its-kind-ai-lab

Sumber Gambar:

https://www.techemergence.com