Google Arts & Culture, Mencari Kembaran di Masa Lalu

0
64

Siapa yang tidak kenal dengan google, raksasa teknologi ini selalu saja membuat produk-produk yang inovatif, seperti yang kalian tahu salah satu produknya yang sempat viral di netizen yaitu Google Arts & Culture. Aplikasi ini akan membuat pengguna dapat menemukan gambar yang cocok dengan wajah kita dengan sejumlah karya senu dari pelukis kenamaan dunia yang karya seninya sudah dipamerkan di museum.

Pada awalnya Google Arts & Culture adalah sebuah museum seni dan budaya virtual yang bisa dikunjungi oleh para pengunjung secara online. Aplikasi ini sudah ada sejak beberapa tahun lalu, namun kembali viral karena aplikasi ini menyematkan Artificial Intelligence (AI) pada fitur pencocokan wajah dengan lukisan para seniman. Pasti kalian sudah tahu, jika salah satu ilmu AI yang di terapkan ada pengenalan wajah (face recognition).

Untuk memulai menggunakan aplikasi ini, para pengguna tinggal mengunduh aplikasi Google Arts & Culture via Google Play(Pengguna Android) atau App Store (untuk pengguna iOS), namun sayangnya aplikasi ini belum bisa kita coba NextGeners untuk wilayah Indonesia, aplikasi ini sementara hanya dapat dinikmati oleh mereka yang berada di Amerika, alasannya Google masih merilis pembaruan aplikasi secara bertahap.

Walau kita masih belom bisa menggunakannya, STEM-Z akan menampilkan bagaimana cara menggunakan aplikasi ini, yang sudah STEM-Z lansir dari halaman cnbc.

  1. Kalian harus membuka aplikasinya terlebih dahulu, yang memiliki tampilan seperti berikut
  2. Turunkan aplikasi nya ke bawah, sampai menemukan kalimat: “Is your portrait in a museum?” kemudian tinggal menekan tombol “Get started
  3. Kemudian pengguna tinggal melakukan selfie (karena foto yang digunakan tidak bisa diambil dari galeri pada smartphone, jadi mau tidak mau kita harus melakukan selfie secara langsung.
  4. Setelah itu aplikasi akan melakukan proses pencarian wajah yang cocok, hingga muncul tampilah seperti pada gambar berikut, dimana gambar juga mencocokan akurasi kemiripannya.

Seru ya aplikasinya, walau sudah ada sejak lama, namun aplikasi ini langsung viral setelah ditambah fitur yang terdapat AI nya, STEM-Z jadi enggak sabar untuk mencoba aplikasi ini, semoga saja cepat rilis di Indonesia.

Sambil menunggu aplikasi ini rilis di Indonesia, mungkin NextGeners memiliki ide untuk membuat aplikasi juga? jika iya maka kita tunggu NextGeners untuk berinovasi di bidang  Enterprise Software Engineering.

Sumber Referensi:

https://www.cnbc.com/2018/01/16/how-to-use-the-new-google-app-that-matches-your-face-with-paintings.html

http://tekno.liputan6.com/read/3227943/dengan-aplikasi-ini-kamu-bisa-temukan-kembaran-dari-masa-lalu

http://tekno.kompas.com/read/2018/01/16/12365337/aplikasi-google-padankan-hasil-selfie-dengan-karya-seni-beken

 Sumber Gambar:

https://www.cnbc.com/

https://en.wikipedia.org