‌Yuk Intip Kisah 14 Mahasiswa Ready Talent Berkat Program Co-op STEM Prasmul

0
19

Tangerang, Nextgen — Ready talent semakin marak terdengar semenjak pemerintah, khususnya kemendikbud ristek membuat gebrakan baru yakni kampus merdeka. Program magang bersertifikat dan studi independen bersertifikat digaungkan sebagai bagian dari pembentukan ready talent di Industri. Lalu apa sih itu ready talent?

Ready talent merupakan mereka, pelajar maupun mahasiswa yang dididik untuk siap menjadi talenta-talenta unggul di industri. Hal ini sangat penting karena persaingan sudah tidak hanya di ranah nasional namun global. Pembentukan talenta unggul merupakan upaya yang harus dilakukan untuk memenangkan persaingan sekaligus memanfaatkan bonus demografi.

Lalu kenapa harus magang? Pertanyaan ini mungkin sudah terjawab dengan jelas. Beberapa tahun terakhir, industri kekurangan sumber daya manusia (SDM) unggul dan siap untuk bekerja. Banyak sistem pembelajaran di kampus tidak relevan dengan dunia kerja. Hal ini biasa terjadi karena memang dunianya berbeda. Ibarat mengajari berenang melalui gambar, akan sulit terbayang bagaimana lautan sebenarnya. Maka, solusi terbaiknya adalah memberikan lautan sesungguhnya kepada mahasiswa.

Kolaborasi dengan industri merupakan pilar Program Co-op Prasmul

Di STEM Prasmul, kolaborasi dengan dunia industri sebagai bagian dari kurikulum disikapi dengan serius. Program magang dibentuk berjenjang bahkan 4 kali semasa kuliah yang dikenal dengan Co-op. Persiapannya tidak main-main, dibentuk tim khusus untuk melatih mahasiswa untuk menghadapi seleksi, dilakukan kerja sama dengan industri dan pengembangan program lebih lanjut. 

Saat ini, hampir seluruh jurusan mengadopsi program Co-op ini. Namun, sebagai generasi pertama, jurusan Business Mathematics (BM) kini telah melahirkan lulusan dengan program Co-op. Terdapat 14 mahasiswa BM angkatan 2017 yang lulus dengan pengalaman kerja mumpuni melalui program Co-op. 

Berbagai industri ‘dijajah’ oleh mahasiswa STEM Prasmul, mulai dari Supertype, PT Asuransi Jiwa Central Asia Raya, Manulife Indonesia, Generali Indonesia, PT Tokio Marine Life Insurance Indonesia, OCBC NISP, MSIG, Zurich Insurance, hingga KAP Big Four seperti Deloitte dan E&Y (Ernst and Young) Indonesia. 

Tidak mau kalah dengan angkatan pertama, angkatan 2018, 2019, dan 2020 dari berbagai jurusan juga berbondong-bondong ingin mengecap pengalaman magang ini. Tidak hanya di BM, saat ini beberapa jurusan juga telah memulainya seperti kisah dua orang jurusan Digital Business Technology yang bisa kamu baca disini.

Banyak kesan dan pembelajaran yang terjadi, mungkin setiap orang punya kisah tersendiri seperti Alicia Juwono yang kamu bisa simak disini. Namun, hal yang pasti adalah pengalaman yang membuat SDM unggul di dunia kerja sudah merasakan asinnya air lautan. 

Bagaimana? Tertarik menjadi ready talent? STEM Prasmul merupakan jawaban buat kamu, tunggu apa lagi yuk kepoin! Jangan lupa like, comment, dan share artikel ini ya. (Jus)