Takut Gagal dalam Bisnis? Kenalilah Target Pasar dengan Baik

0
322

“Nothing can add more power to your life than concentrating all your energies on a limited set of targets”

-Nido Qubein, businessman, motivational speaker, and President of High Point University –

 

Gagal dalam berbisnis memang menjadi momok menakutkan. Sering dikatakan bahwa lebih dari separuh bisnis baru, gagal di tahun pertama. Pendapat ini tidak sepenuhnya benar. Seperti dilansir Kompas.com, hanya sekitar 30 persen dari bisnis baru yang gagal di dua tahun pertama, 50 persen di tahun kelima, dan 66 persen selama 10 tahun pertama. Hanya 25 persen yang berhasil meneruskan bisnis hingga 15 tahun ke atas.

Kita memang tidak bisa memprediksi sebuah bisnis akan berhasil atau gagal. Di awal usaha, kita pasti tergoda untuk memproduksi sebanyak-banyaknya produk agar segera memperoleh keuntungan berlipat. Tak salah memang, asal kita tahu bagaimana memasarkan produk tersebut. Jelilah memanfaatkan setiap celah untuk mempromosikan produk Anda. Namun, kita harus belajar dari kesalahan orang lain yang pernah mengalami kegagalan. Salah satunya adalah pemasaran yang lemah karena kita tidak mengetahui target pasar kita dengan baik.

Dalam menetapkan sasaran pasar (target pasar), perusahaan terlebih dulu harus melakukan segmentasi pasar, dengan cara mengelompokkan konsumen (pembeli) ke dalam kelompok dengan ciri-ciri (sifat) yang hampir sama. Setiap kelompok konsumen dapat dipilih sebagai target pasar yang akan dicapai. Segmentasi pasar dimaksudkan untuk mengkaji dan mencari kesempatan segmen pasar yang dihadapi perusahaan, menilai segmen pasar, dan memutuskan berapa banyak dari segmen pasar yang ada tersebut yang akan dilayani oleh perusahaan. Penentuan target pasar sangat penting karena anda tidak dapat melayani seluruh konsumen atau pembeli yang ada di pasar. Pembeli yang ada terlalu banyak dengan kebutuhan dan keinginan yang beragam atau bervariasi, sehingga anda harus mengidentifikasi bagian pasar mana yang akan dilayaninya sebagai target pasar. Kegiatan pemasaran akan lebih berhasil jika hanya diarahkan kepada konsumen tertentu sebagai target pasar yang dituju.

Target pasar adalah kelompok konsumen yang agak homogen, yang akan dijadikan sasaran pemasaran perusahaan. Dalam hal ini perusahaan harus memperhatikan jenis kebutuhan dan keinginan konsumen. Selain itu perlu diperhatikan pula kebutuhan dan keinginan kelompok konsumen manakah yang akan dipenuhi. Konsumen memang pembeli yang harus dilayani perusahaan dengan memuaskan. Namun, tidak mungkin perusahaan benar-benar dapat memberikan kepuasan kepada seluruh konsumen yang ada di pasar, karena terbatasnya kemampuan atau sumber daya perusahaan. Untuk itu perusahaan perlu menentukan batas pasar yang akan dilayani atau yang menjadi target pasar, melalui pengelompokkan konsumen berdasarkan ciri-ciri atau sifatnya dikaitkan dengan kebutuhan dan keinginan mereka.

Bagaimana Cara Menentukan Target Pasar?

Salah satu metoda yang dapat digunakan untuk menentukan target pasar adalah dengan menggunakan cluster analysis. Analisis cluster adalah analisis matematika/statistika yang mempunyai tujuan utama untuk mengelompokkan objek-objek berdasarkan karakteristik yang dimilikinya. Analisis cluster mengklasifikasi objek sehingga setiap objek yang memiliki sifat yang mirip (paling dekat  kesamaannya) akan mengelompok kedalam satu cluster (kelompok) yang sama. cluster yang baik adalah cluster yang mempunyai: Homogenitas (kesamaan) yang tinggi antar anggota dalam satu cluster (within-cluster) serta Heterogenitas (perbedaan) yang tinggi antar cluster yang satu dengan cluster yang lainnya (between-cluster).

cluster

Matematika dan statistika sangat diperlukan dalam menyusun cluster analysis, salah satunya untuk Mengukur kesamaan antar objek (similarity). Sesuai prinsip analisis cluster yang mengelompokkan objek yang mempunyai kemiripan, proses pertama adalah mengukur seberapa jauh ada kesamaan antar objek. Metode yang digunakan adalah Mengukur korelasi antar sepasang objek pada beberapa variabel atau Mengukur jarak (distance) antara dua objek. Pengukuran ada bermacam-macam, yang paling popular adalah metode Euclidian distance. Setelah kita mengetahui kesamaan antar objek kita akan menyusun cluster berdasarkan algoritma apa yang akan kita pakai. Secara umum algoritmanya ada dua yaitu: a. Non herarcical method yang membagi dataset dari N objek ke dalam M cluster  dan b. Herarcical Method yang memulai pengelompokan dengan dengan dua atau lebih objek yang mempunyai kesamaan paling dekat, kemudian proses diteruskan ke objek lain yang mempunyai kedekatan kedua demikian seterusnya sehingga cluster akan membentuk semacam “pohon”, di mana  ada hirarki (tingkatan) yang jelas antar objek, dari yang paling mirip sampai paling tidak mirip. Secara logika semua objek pada akhirnya akan membentuk sebuah cluster. 

Manfaat Penentuan Target Pasar?

Kegiatan pemasaran akan lebih berhasil jika hanya diarahkan kepada konsumen tertentu sebagai target pasar yang dituju. Dengan ditetapkannya target pasar, perusahaan dapat mengembangkan posisi produknya dan strategi bauran pemasaran untuk setiap target pasar tersebut. Target pasar perlu ditetapkan, karena bermanfaat dalam:

  1. Mengembangkan posisi produk dan strategi bauran pemasaran.
  2. Memudahkan penyesuaian produk yang dipasarkan dan strategi bauran pemasaran yang dijalankan (harga yang tepat, saluran distribusi yang efektif, promosi yang tepat) dengan target pasar.
  3. Membidik peluang pasar lebih luas, hal ini penting saat memasarkan produk baru.
  4. Memanfaatkan sumber daya perusahaan yang terbatas seefisien dan seefektif mungkin
  5. Mengantisipasi persaingan

Dengan mengidentifikasikan bagian pasar yang dapat dilayani secara efektif, perusahaan akan berada pada posisi lebih baik dengan melayani konsumen tertentu dari pasar tersebut.
Evaluasi target pasar juga perlu dilakukan untuk menilai apakah target pasar yang dilayani perusahaan masih dapat diharapkan memberikan kontribusi pada pencapaian tujuan perusahaan.

Jadi, bila Anda ingin bisnis anda berkembang kita perlu perhatikan hal-hal berikut ini:  Lakukan segmentasi pasar à Kembangkan profil dan daya tarik segmen pasar yang ada à Pilih segmen pasar yang dituju à Kembangkan posisi produk untuk setiap segmen pasar yang dituju à Kemudian kembangkan bauran pemasaran untuk setiap segmen pasar yang dituju.

http://www.ayopreneur.com/business-advice/inilah-lima-faktor-penyebab-bisnis-gagal

http://www.statistikian.com/2014/03/analisis-cluster_27.html\