Kereta Api Bebas Polusi (Zero-Emissions)

0
208

Image source: eneco.com

Sejak 1 Januari 2017, seluruh kereta listrik di Belanda yang dikelola oleh operator Nederlandse Spoorwegen (NS) menggunakan listrik yang seluruhnya dihasilkan dari pembangkit listrik tenaga angin. NS bekerjasama dengan perusahaan listrik Eneco sebagai pemasok listrik selama 10 tahun. Sebelumnya NS menargetkan proyek ini bisa berjalan di tahun 2018, pada kenyataanya NS dan Eneco berhasil menyelesaikan proyek ini setahun lebih cepat. Setiap harinya NS mengangkut 600 ribu penumpang dan mengoperasikan sekitar 5500 perjalanan kereta. Untuk operasional kereta listrik selama setahun, NS membutuhkan listrik sebanyak 1,2 milyar kWh. Eneco menjelaskan, satu kincir angin yang dioperasikan selama satu jam, bisa menghasilkan listrik untuk perjalanan kereta sejauh 190 km.

Selain Belanda, Jerman juga telah berhasil mengembangkan kereta api yang menggunakan hidrogen sebagai sumber listrik. Hidrogen diubah menjadi listrik dengan menggunakan fuel cell yang diletakan di bagian atas kereta. Oksigen yang digunakan dalam sistem fuel cell menggunakan oksigen yang ada di atmosfer. Selain itu, baterai lithium ion digunakan untuk menyimpan listrik yang dihasilkan fuel cell.  Penggunaan fuell cell yang ramah lingkungan karena hanya menghasilkan produk samping air membuat kereta ini tidak menghasilkan polusi berbahaya(zero emission). Uji coba kereta yang diberi nama Coradia iLint ini rencananya akan dioperasikan secara komersial pertama kali di akhir tahun 2017 dengan rute dari kota Buxtehude – Cuxhaven. Kereta ini mampu menempuh jarak 800 km dengan kecepatan rata rata 140 km/jam. Coradia iLint mampu mengangkut 300 penumpang dengan 150 tempat duduk.

*article from: Mr. Fidelis Simanjuntak, STEM Faculty Member