High Heels Control by Weight

1
82

Halo semua! Apa kabar? Sudahkah anda berpakaian dengan baik hari ini. Berbicara tentang penampilan pasti tidak lepas dari model baju, tas, dan sepatu bukan? Terutama ladies nihhh. Siapa coba yang tidak tergiur dengan tas-tas unik? Atau siapa yang tidak mau mengenakan pakaian unik setiap harinya. Penampilan yang menarik dan bersih memang hal pertama yang bisa orang nilai sebelum mengenal satu sama lain, jadi nggak salah kok kalo kita mementingkan hal yang satu ini. Nahhh untuk ladies yang suka banget memakai high heels ada sedikit kabar buruk nihhh tentang kebiasaan memakai high heels. Sebelumnya mungkin ladies berfikir apa sihh bahanya high heels cantik yang biasa ledies kenakan? Bahkan high heels bisa digunakan untuk menyerang pencopet dengan heelsnya yang runcing (hhmmm ada benernya sihh), tapi bukan masalah itu. Hal ini menyengkut pada kesehatan ladies sendiri sebagai penggemar high heels. Yup, kalau ladies mengetakan bahwa high heels tidak berbahaya memang benar asalkan mengenangkannya tidak dalam jangka waktu yang sangat lama.

Hal apa saja sihhh yang bisa terjadi alo ladies mengenakan high dalam jangka waktu yang lama dan repetitive. Kalau ladies mengabaikan hal ini maka hal yang akan terjadi bisa berfariasi. Menurut penelitian pengunaan high heels dalam waktu yang berlebih dapat menyebabkan mengecilnya otot tubuh. Waduhh gimana tuh? Hal ini terjadi karena sepatu hak tinggi ini menuntut anda untuk selalu menjijit. Resiko kedua adalah dapat mengubah bentuk tubuh cantik ladies menjadi terlihat agak melengkung. Hal ini terjadi karena hal ini beruhubungan dengan tekanan pada tulang-tulang di kaki dan secara otomatis megakibatkan tulang pinggul dan punggung terlihat bengkok. Bahkan pengunaan high heels dengan ketinggian yang tidak sesuai dapat menyebabkan tumor jinak akibat penjepitan saraf pada jaringan di jari-jari kaki. Wah ternyata benyak yaa akibat buruknya.

Tentu ladies nggak mau kan terkena salah satu di antaranya? Nah untuk itu penulis pengen berbagi tentang ide lama yang muncul kembali nih. Jadi ide itu adalah menciptakan high heels yang ketinggiannya bisa disesuaikan dengan beban atau massa tubuh dan kekuatan tumpuan kaki. Jadi kosepnya semacam dongkral hidrolik.  Jika berdiri lama dan kaki terasa pegal, ladies bisa memencet tombol untuk menurunkan ketinggian high heels bahkan hinggal menjadi flat. Tapi ketika sudah pulih ladies bisa membuatkan lebih tinggi lagi. Terus apa sih untungnya? Banyak lhoo selain nggak perlu beli banyak hingh heels dengan tinggi berbeda tentu high heels ini akan lebih baik untuk kesehatan. Waahhh nggak usak takut sakit, tetep bisa terlihat tinggi dan nggak boros.

Ide ini sebenarnya belum sama sekali tersentuh karena penulis tidak pernah punya kesempatan untuk mewujudkannya. Hal ini disebabkan karena belum ada teman yang mau merealisasikannya bersama, selain itu penulis juga masih memerlukan pertimbangan tentang bahan dan kebermanfaatannya nantinya.  Jadi buat pembaca—bukan hanya ladies ya!—boleh langsung hubungin penulis dan bisa berdiskusi bersama. Mari berinovasi.

Terima kasih.

Credit : http://bidanku.com/5-bahaya-keseringan-menggunakan-high-heels